Cuaca langsung di Nyala, saat ini 29°C dengan sunny. Lihat prakiraan 7-hari, kondisi per jam, dan indeks kualitas udara. Nyala terletak di Sudan — lihat cuaca di semua kota besar di Sudan, atau jelajahi kota terpanas saat ini di seluruh dunia.
29.0°C
rasanya seperti 30.1°C
Sunny
Cuaca Saat Ini di Nyala, Sudan Diperbarui pada 10:00 hari ini
| 💧 Kelembapan: | 53% |
| 🌬️ Angin: | 17.6 kph (229°) |
| 🌡️ Tekanan: | 1013.0 mb |
| 👁️ Visibilitas: | 10.0 km |
| 🌧️ Presipitasi: | 0.0 mm |
| ☁️ Tingkat Awan: | 13% |
| ☀️ Indeks UV: | 4.0 |
| 🌅 Matahari Terbit: | 06:07 AM |
| 🌇 Matahari Terbenam: | 06:45 PM |
Panas di Nyala sekarang — 29°C, dengan langit cerah. Cerah dan tidak berawan di atas. Suhu yang dirasakan sedikit lebih tinggi di 30°C. Ada angin yang terasa dengan kecepatan 18 km/jam dari arah west.
Udara bersih hari ini — indeks EPA 1, dengan PM2.5 rendah 11. UV sedang di 4; kacamata hitam dan penutup ringan bijak dilakukan sekitar tengah hari. Siang hari berlangsung dari pukul 06:07 AM hingga 06:45 PM hari ini — sekitar 12j 38m.
Ada kemungkinan hujan 36% hari ini, dengan perkiraan curah hujan sekitar 1 mm. Manfaatkan beberapa jam ke depan — hujan diperkirakan mulai sekitar pukul 17. Hari ini lebih hangat dari normal — kira-kira 5°C di atas suhu tertinggi Agustus yang biasa yaitu 31°C.
Tidak banyak variasi minggu ini — suhu tertinggi mendekati 33°C, terendah sekitar 22°C. Suhu tertinggi hari ini masih jauh di bawah rekor Nyala untuk tanggal ini, yaitu 36°C.
Kondisi ideal di Nyala hari ini — keluarlah dan nikmatilah.
- Suhu Maksimum
- Rata-rata Suhu
- Suhu Minimum
- Rata-rata Kelembapan
- Kecepatan Angin Maksimum
- Total Presipitasi
- Indeks UV
- Matahari Terbit
- Matahari Terbenam
- Fase Bulan
Indeks US EPA
Environmental Protection Agency
Indeks UK DEFRA
Department for Environment, Food & Rural Affairs
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Indeks US EPA: | 1 (Baik) |
| Indeks UK DEFRA: | 1 (Rendah) |
| CO: | 135.0 µg/m³ |
| O3: | 74.0 µg/m³ |
| NO2: | 0.9 µg/m³ |
| SO2: | 0.8 µg/m³ |
| PM2.5: | 10.6 µg/m³ |
| PM10: | 48.9 µg/m³ |
Nyala, kota utama di Darfur Selatan, Sudan, menyuguhkan suasana yang sarat dengan denyut sejarah dan budaya. Terletak di dataran semi-kering yang luas, kota ini menjadi pusat perdagangan dan transportasi di wilayah barat negara itu. Pasar-pasarnya ramai dengan karpet, rempah, dan barang kerajinan tangan suku Fur, Zaghawa, dan lainnya. Meskipun tidak memiliki gedung pencakar langit atau ikon wisata dunia, lanskapnya yang datar dengan hamparan savana kering dan langit luas yang memerah saat senja memberi kesan tersendiri. Suara unta dan kambing bercampur dengan hiruk-pikuk kendaraan, menciptakan perpaduan antara kehidupan nomaden dan urban yang tumbuh di bawah sinar matahari gurun yang tak kenal ampun.
Sebagai bagian dari iklim gurun panas (Köppen BWh), Nyala mengalami musim panas yang sangat ekstrem. Suhu siang hari bisa melampaui 40°C dari April hingga Juni, dengan kelembapan rendah yang membuat rasa panas terasa menusuk namun kering. Musim dingin relatif sejuk, dengan suhu siang sekitar 25–30°C dan malam yang dingin hingga 15°C atau lebih rendah. Curah hujan sangat sedikit, rata-rata hanya sekitar 200–300 mm per tahun, sebagian besar jatuh antara Juli dan September saat Angin Monsun Afrika Barat membawa beberapa badai petir singkat. Kelembapan naik sedikit di musim hujan, namun masih rendah. Apa yang perlu dibawa? Pakaian katun longgar berwarna terang, topi lebar, kacamata hitam, dan lotion tabir surya yang kuat. Syal atau kain penutup kepala berguna melindungi dari debu dan angin kering.
Waktu terbaik untuk mengunjungi Nyala adalah antara November dan Februari, saat suhu hangat namun tertahankan, serta malam yang sejuk nyaman. Hindari pertengahan musim panas ketika gelombang panas bisa menyebabkan suhu mencapai 45°C. Fenomena cuaca yang menonjol adalah badai debu atau haboob yang sering terjadi di musim semi dan awal musim panas, menutupi langit dengan dinding pasir tebal dan mengurangi jarak pandang drastis. Angin kering dan berdebu dari utara, dikenal sebagai harmattan, juga bisa bertiup pada bulan Desember hingga Februari, menambah sensasi gersang. Nyala bukan tempat untuk pencinta kelembapan, melainkan bagi yang ingin merasakan kegigihan hidup di bawah matahari gurun yang tandus.
Kota-kota ini berbagi waktu lokal Nyala (Africa/Khartoum) — berguna untuk menjadwalkan panggilan atau membandingkan jam siang hari.